Perjuangan Memang Butuh Pengorbanan, Benarkah…?

pengorbananEntah dari mana paradigma konyol itu masih berlaku sampai sekarang. Seakan – akan untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan KITA HARUS BERJUANG…., KITA BUTUH PENGORBANAN,…..

Hal tersebut sangat mengingatkan kita pada perjuangan Indonesia melawan penjajahan BELANDA, “Peraaang kita harus MERDEKA, MERDEKA, dan MERDEKA…….!!!” Kita teringat dengan peperangan, hati kita seolah terbakar…

Sungguh sangat mengerikan sekali.

Berkorban cenderung berefek pada menyakiti diri atau merugikan diri sendiri, baik riil maupun non riil, dengan harapan apa yang kita cita – citakan tercapai dan juga dengan kata BERKORBAN tersebut seolah – olah kita akan mendapatlkan apa yang kita mau dengan cara tersebut, dan sudah tidak ada cara lain lagi untuk mencapai sesuatu dengan cara berkorban tersebut.

Mari kita teliti sebentar..

“ PERJUANGAN MEMANG BUTUH PENGORBANAN “

Kata BERJUANG, dalam kata ini kita seolah –olah ngotot, bagaimanapun caranya sesuatu yang kita ingini harus tercapai, berjuang untuk menang berarti Ngotot untuk menang, “bagaimanapun dan apapun saya harus menang ? “

Sehingga sangat cenderung tergesa – gesa, penuh emosi, dan mata seolah rabun yang mengakibatkan gelombang otak naik menuju posisi beta. ……..Ingat Bung …….para ahli dalam hal otak mengemukakan hasil risetnya bahwa seseorang akan cenderung mudah terkena serangan penyakit jika posisi gelombang otak terjadi pada tahap ini ( tingkat stress ) sehingga pikiran kita tidak jernih lagi dan malahan berfikir sembrono yang mengakibatkan justru kita akan jauh dari harapan yang kita inginkan.

“Terlalu serius lo, nanti cepat tua”

Ditambah lagi dengan

Kata BERKORBAN, huhhh klop banget rasanya untuk menyempurnakan tingkat kesetresan kita, sehingga Jika Kita sudah BERJUANG dan BERKORBAN, kalau tidak berhasil…..hmmm anda sudah bisa menerkanya…

Apa yang anda terka ….? Kata kata berikut …

“ Bangsat, aku sudah berkorban nih, panas, hujan, sudah aku lalui, semuanya sudah aku korbankan, tapi aku belum mendapatkan apa –apa…? Aku Harus berkorban apa lagi….. “

“ Mungkin takdir ya, kayaknya aku harus berSABAR nih…..”

Ketika perjuangan yang disertai dengan pengorbanan itu gagal, kita cenderung menyalahkan…!

“Mungkin takdir kali ya..?”
“Mungkin belum jodohnya kali ..?”
“Mungkin pengorbananku kurang …?”

kemudian kita hibur diri kita dengan kata

“Sabaaaaar………jangan marah….!!!” saya yakin dalam hati pasti anda sangat kecewa.

Anggukkan kepala anda jika apa yang sudah saya utarakan itu tidak salah.
Dan ajukan sebuah komentar jika anda masih belum puas dengan apa yang sudah saya jabarkan.

WHY YOU SO SERIOUSLY, sobat , bung ,atau siapalah …

Banyak jalan menuju Roma…, Itu yang menurut saya pribadi paradigma peribahasa yang benar .

Banyak orang – orang sukses justru karena melakukan dengan pelan –pelan, santai, relax and Not so seriously.

Karena dengan santai kita bisa berfikir dengan jernih, bersih dan tidak tergesa – gesa.

Dengan santai pula kita bisa terlihat ramah, baik, dan mungkin terlihat sangat sopan sekali, sehingga ketika orang lain bertemu kita, orang tersebut cenderung merasa aman, tenang, mungkin nantinya akan menjalin sebuah kerjasama dengan anda.

Tapi kalau Kita ngotot,……. Udahlah tebak sendiri deh hasilnya kayak apa…

So, kesimpulannya rubahlah paradigma – paradigma yang salah dalam masyarakat, berilah / ajarkanlah pola pikir yang benar kepada masyarakat, entah itu teman kita, keluarga kita, anak asuh kita dan semua orang yang kita kenal maupun tidak kita kenal. Agar mereka tidak mengalami kepahitan akibat pola pikir yang keliru .

Jika anda tidak setuju …….. saya persilahkan anda berkomentar…….sehingga nanti kita bisa mendiskusikannya lagi….

Mantan orang serius,

Limazboy

Iklan

2 responses to this post.

  1. Posted by cepu on 15 Juli 2010 at 19:43

    memang benar! Jgn terlalu serius kale., buktinya pada gua! Bnyk gua korbn kan materi, tenaga dan waktu untk mencapai target.. Tetapi setlh 7 thn kemudian tak ada hasilnya.. Itu karena gua terlalu serius dan gak peduli lingkungan… Akibtnya pikiran gua sempit dan sulit menerima kritikan orng lain.. Jadi sekrng sesuatu tersbt saya tngglkan karena menghbiskan waktu dan sia2 saja…

    Balas

    • Posted by Sun Achilleus on 21 Juli 2010 at 10:16

      ya.. semangat guys, kita hidup bukan untuk dibuat sulit tapi hidup itu harus dinikmati,

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: