Archive for the ‘Broken Heart’ Category

Sakitnya Patah Hati

Nak, Mungkin suatu saat kau jatuh cinta, jika cintamu di terima, kau bisa langsug ke jenjang perkawinan. Tapi kalau tidak? Kau juga harus siap dengan sesuatu yang bernama patah hati. Ayah harap kau tidak mengalaminya. Kau tentunya bertanya, “ bagaimana sih rasanya patah hati itu, yah?” baiklah sekarang ayah ceritakan rasa patah hati itu. Ada sebuah syair yang menggambarkan rasa patah hati tersebut yang isi sebagai berikut:

Patah hatiku jadinya
Merana berputus asa
Mengenangkan ia yang tiada
Terbayang setiap masa
Bila aku terkenang
Masa yang telah silam
Air mata berlinang
Karena merana.
Oh…beginikah jadinya
Kasihku memutus cinta
……
dari syair tersebut kau bisa membayangkan rasanya patah hati. Sekali kau patah hati, maka seumur hidupmu rasa sakit hati akan kau alami. Dan ia tak akan tersembuhkan oleh siapapun dan oleh apapun kecuali atas izin Allah. Ada sebuah syair yang menggambarkan sifat orang patah hati itu nak:

seorang laki-laki
tak akan pernah bisa
melupakan cinta pertamanya
walaupun kisah cintanya
dipenuhi dengan air mata dan kesedihan
tapi ia akan selalu mengenangnya
selamanya
sepanjang hidupnya

Itulah orang yang patah hati nak, sakitnya patah hati akan kau bawa sampai kau mati. Dalam hidupmu, kau merasa ada yang hilang dan tercerabut dari dalam dirimu, kau merasakan apa yang hilang tersebut tak akan terobati oleh apapun dan oleh siapapun, karena senyumannya selalu membayang di kelopak matamu, namanya telah terpateri dalam hatimu dan bayangannya terpahat dalam diatas tulang belulangmu.

Maka supaya kau tak patah hati, ayah sarankan agar:

Pertama; kau pandai-pandai menjaga hati. Seperti ungkapan sebuah syair:
Hati… ibarat raja memerintah. Rusak raja, rusak rakyatnya.

Kedua; jagalah pandangan mata-mu nak. Jangan setiap yang kau nampak yang indah maka kau nikmati. Fitnah pandangan mata tidak sesederhana apa yang kau bayangkan. Ketika pertama kali melihat si dia, hatimu bergetar, kau merasakan desiran-desiran halus ketika melihatnya dan kau tak ingin lari dari sekedar menatapnya. Setelah itu kau akan terbujuk untuk mencari informasi tentang si dia, lalu berkenalan dengannya, setelah itu kau janji bertemu, kalau kau punya HP maka kau akan selalu mengirimkan puisi cinta dan rayuan-rayuan mautmu padanya dan setelah itu kau akan terus mengejarnya hingga kau terpenjara dalam jebakan cintanya

Ketika malam gelap gulita, matamu tak bisa tidur karena mengingatnya. Mulutmu tak bisa makan karena merindukannya. Setiap saat, setiap detik kau selalu menyebut namanya. Ketika bertemu kau amat takut berpisah dengannya. Ketika berpisahpun kau sangat resah karena merindukannya.

Dan ketika ia pergi darimu, kau merasa seolah terjatuh dari tempat yang sangat tinggi, terhempas dan kandas diatas batu karang. kau merasa gamang dan merasakan kesunyian yang amat sangat setelah kepergiannya. Kau merasa sendiri, padahal banyak yang datang menghiburmu. Kau merasa tak berguna, padahal banyak yang membutuhkanmu, kau merasa hidupmu tak ada artinya karena ia tiada lagi disisimu.

Ketiga, agar kau tak patah hati, ayah sarankan agar kau berprinsip seperti ayah,” bunga tidak setangkai kumbang tidak seekor, patah tumbuh hilang berganti.” Bahwa kau harus menyadari bahwa sesuatu yang tidak bisa kau miliki maka sesuatu itu bukanlah yang terbaik untuk mu, maka syukurilah sesuatu yang hilang dari dirimu itu.

Dan terakhir ayah ingatkan bahwa apapun yang terjadi denganmu dari hidup ini adalah untuk kau nikmati dan kau ambil hikmahnya, bukan untuk kau sesali dan ratapi.

Nak, ayah juga pernah patah hati. Tapi setelah ayah renungkan perjalanan hidup ayah dari dulu sampai sekarang. Ayah menjadi sadar, memang dibalik semua peristiwa, terdapat banyak hikmah yang bisa kita petik. Terutama tentang wanita-wanita yang menjadi pujaan hati ayah dulu. Mengapa ayah tidak jadi dengan mereka, apa kira-kira yang terjadi dalam kehidupan ayah seandainya ayah dengan mereka. Mengapa bunda kalian yang menjadi jodoh ayah, semua itu tak lepas dari pikiran-pikiran ayah.

Setelah mengarungi hidup sekian tahun bersama bunda kalian, banyak hikmah yang bisa ayah petik terutama mengenai kepribadian ayah dan bunda yang saling bertolak belakang. Tapi itulah yang menyebabkan kehidupan kami menjadi lengkap. Kalau ayah orangnya ceroboh, maka bunda kalian adalah orang jelimet. Kalau ayah orangnya santai, maka bunda kalian orangnya serius. Kalau bunda kalian mengajarkan ayah untuk serius dalam mengerjakan sesuatu maka ayah mengajarkan bunda kalian untuk santai dalam menghadapi sesuatu. Kalau bunda kalian selalu menghitung semua pengeluaran dan pemasukan, maka ayah mengajarkan bunda untuk sesekali bisa bersenang-senang dari penghasilan yang didapatkan. Dengan demikian antara ayah dan bunda ada sikap saling menghormati dan menghargai kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Dan yang lebih penting dari semua itu ayah tahu bunda kalian memilih ayah karena ia mau menerima ayah seperti apa adanya ayah. Dan hanya itu yang kau butuhkan ketika menikahi seorang wanita.

Bahkan dalam diri ayah sering berucap syukur tidak jadi mengawini wanita yang ayah cintai dulu. Mengapa? Apakah karena ia berwatak jelek? Tidak nak. Apakah ia kurang cantik? Juga tidak. Semuanya tidak, bahkan ia terlihat sangat sempurna di mata ayah. Satu saja ayah rasakan kekurangan pada wanita-wanita itu, yaitu mereka tidak mau menerima ayah seperti apa adanya ayah.

Nak, seperti yang telah ayah tuliskan dulu (judul: hakekat perkawinan)
“jangan melihat wanita hanya karena wajah dan kelincahannya saja. Agar perkawinanmu langgeng, maka hendaklah kau mencari wanita dengan kualitas yang langgeng pula seperti intelegensia dan integritas, sesuatu yang kadang disebut kelas.
Jika perkawinanmu itu adalah perkawinan yang baik. Maka ia akan bisa mengangkatmu ke puncak prestasi lebih dari seperti yang engkau bayangkan. Tak ada yang lebih berat daripada menyesuaikan diri dengan semangat seorang isteri yang baik, yang mencoba mengangkat harkat dan martabat suaminya di dunia ini.”

Inilah yang ayah maksud melihat wanita bukan kecantikannya saja, akan tetapi intelegensia perlu kau pertimbangkan agar kau tidak mengawini wanita yang cantik tapi bodoh. Selain itu perlu juga kau mengetahui integritas pasangan mu tersebut agar kau mengetahui sejauh mana kejujuran dan ketulusannya menerimamu.

Dan ketika ia tidak bisa menerimamu dengan apa adanya dirimu. Artinya dia tidak memiliki integritas yang mesti di miliki oleh setiap orang yang akan memasuki jenjang perkawinan. Apakah orang yang seperti ini pantas untuk kau tangisi? Tidak nak, bahkan untuk mengenangnya saja sebenarnya tidak pantas, sebab ia yag tak bersedia untuk susah dan senang bersamamu artinya adalah orang yang tidak bersedia mencintaimu apapun dan siapapun dirimu. Maka apa yang perlu kau susahkan? Kau sebenarnya telah keluar sebagai pemenang nak, karena kau telah berani menantangnya untuk hidup bersamamu, meski ia tak sanggup hidup berjuang bersama denganmu.

Dan kalaupun kau ingin menangis, saran ayah, sebaiknya kau simpan ratapan mu untuk suatu hal lebih penting seperti ketika bermunajat pada Allah, atau ketika kau mengakui dosa-dosa mu di hadapan Allah dan meminta ampun pada-Nya. Hal ini lebih bermanfaat dan berpengaruh besar pada dirimu daripada meratapi orang yang tidak memikirkanmu.

(Dari tulisan “KEPADA ANAK-ANAKKU; SEBUAH RENUNGAN TENTANG HIDUP” Oleh Abu Umar Abdul Aziz)

Iklan

Kehilangan….!!!!

kehilangan
Terdapat seorang ibu muda yang sejenak merenung sebentar sambil menitik air mata dengan pipi memerah , terlihat ketika diriku melintas berpapas dihadapannya,

Muka pucat dan terlihat sedih telah menggandrungi hidup seorang ibu muda yang sebelumnya ibu tersebut adalah seorang yang periang. Kepergian anaknya yang kedua membuat sang ibu seolah tersentak dan separuh dari kebahagiaan hidupnya lenyap,..ya… anak kedua yang berumur sekitar 9 bulan telah meninggal dunia.

Sempat diriku mencoba menghibur ibu tersebut dengan cara aku bercerita tentang pengalamnku yang lucu, gokil, dan tujuannya adalah untuk menghibur ibu tersebut, yahhh sejenak ibu tersebut tersenyum dan sedikit tertawa, tapi beberapa menit kemudian dia tumpahkan lagi air matanya setetes demi tetes, tampaknya luka atas KEHILANGAN buah hati yang tiap hari menghiasi hari – harinya membuatnya tak sanggup lagi menahan luka yang amat dalam hatinya.

Ini adalah sebuah fenomenal yang terjadi dan sangat fitrah terjadi pada setiap manusia ketika kita merasakan kehilangan, Entah itu kehilangan anaknya yang meninggal dunia seperti yang dialami ibu tersebut, entah itu sesuatu yang kita suka atau seseorang yang berharga bagi kita.

“Perasaan tidak terima”……itulah yang kita rasakan, hal itu terasa hingga beberapa menit setelah kejadian itu terjadi. Bingung, gundah, menangis, berteriak, marah – marah akan menyelimuti emosi perasaan di saat kita menghadapi sebuah kehilangan. Perasaan kita sangat kacau dan susah terkendali.

Sampai pada akhirnya kita lelah dengan perasaan tersebut, dan kita menangis. Setetes air mata yang jatuh seolah tak tertahan mengiringi perasaan yang mempunyai anggapan dalam hati bahwa kebahagiaan hidup yang kita rasakan seolah menciut dan hilang dalam sekejap.

Kita merasa sudah tidak ada lagi warna indah dalam hidup, kita merasa hati kita mati, dan sejenak kadang kita menyalahkan…..

Ya ………MENYALAHKAN.

Kita menyalahkan Takdir…..

Kita menyalahkan Tuhan tidak adil….

Kita Menyalahkan orang lain….

Terlebih kita Menyalahkan diri kita sendiri…

Tragis dan sangat mengiris di hati

Anggapan yang tak lazim pula sering kita teriakkan dalam hati dengan merasa bahwa diri kita sudah tidak diperlakukan secara adil , kita merasa dianggap sampah, kita merasa di buang , kita merasa dikhianati dan ilusi – ilusi negative lainnya akan selalu menyelimuti hari – hari kita setelah kita merasakan sebuah KEHILANGAN.

Dan seiring berjalannnya waktu satu, dua, tiga hari dan seterusnya. Ilusi kejadian yang menyakitkan tersebut seolah melekat dalm benak dan fikiran kita. Seolah menghantui dan berakibat timbulnya perasaan tak menentu yang terus menerus menyelimuti dan sulit sekali untuk menciut dan mereda.

Di situlah seseorang baru merasakan betapa berharganya nilai sesuatu yang telah meninggalkan kita, disitu jugalah kita mengetahui sesuatu yang telah pergi itu sangat berarti bagi kita.

Ilusi – ilusi menyakitkan kadang sering tampak juga ketika kita sejenak merenung sendiri, mengenangnya, dan kadang pada saat kita berada di suatu tempat yang pada saat itu kita pernah melalui dengan sesuatu yang meninggalkan kita itu.

Meskipun kadang kejadiannya sudah menjauh dari waktu, tapi ilusi itu akan terus terekam kuat dalam hidup kita dan tak jarang pula sering mengusik hati dan kadang menghambat perjalanan hidup yang kita lalui

Trus…? sampai kapan ilusi – ilusi menyakitkan itu akan segera berakhir…?

sampai kita menyadari bahwa sebenarnya kita sudah terjangkit virus Sindrom of Yesterday.

Dengan menyadari bahwa kegiatan mengingat ilusi buruk itu tak akan mengubah keadaan dan tak akan pula mendapatkan apa yang sudah hilang, maka kita akan berubah dengan sendirinya yang memiliki imun yang lebih bervelue. dan kita bisa meggunakannya untuk mendapatkan yang lebih baik dari yang sudah pergi menghilang entah kemana..

Inilah fase yang akan kita alami setelah kita KEHILANGAN. Kejadian ini pernah aku bicarakan bersama Kei ( Instruktor Hitmansystem ) dan dia menjabarkan fase – fase yang akan kita lalui setelah kehilangan.

Inilah fase – fase itu :
1. Denial ( Perasaan tidak terima )
Sekejap setelah beberapa detik / menit setelahnya kita merasa kaget, bingung, kehilangan kendali dan kadang tidak percaya bahwa sesuatu yang telah hilang itu sudah tidak ada lagi. Emosi meluap – luap dan seolah kita akan membuktikan bahwa kita tidak kehilangan. Dan pada saat itu jugakita kadang masih belum percaya sepenuhnya klu kita sudah kehilangan. Tapi apa yang sebenarnya terjadi kita sudah KEHILANGAN.

2. Angry ( Marah )
Inilah yang kita luapkan setelah kita sudah percaya bahwa sebenarnya kita sudah KEHILANGAN setelah kita melewati fase Denial .dan di teruskan di fase berikutnya yaitu sedih atau berduka.

3. Berduka Cita ( Sedih )
Hari demi hari bulan demi bulan hingga tahun demi tahun dan seterusnya kita akan terjangkit perasaan sedih yang sering muncul dan terngiang dan menjadi sebuah kenangan yang menyakitkan. Kadang bayangan tersebut muncul begitu saja yang berakibat sedih yang tak kunjung selesai.

4. Nerima
Inilah fase yang kebanyakan orang sulit untuk melakukannya. Kita tidak bisa menerima bahwa kita kehilangan dan kadang kita masih mencari bukti bahwa klu bahwasanya kita masih belum kehilangan, misal klu kita kehilangan orang yang kita cintai ( broken heart ) kita masih berusaha dengan jurus – jurus kita bagaimana caranya si dia kembali yang menandakan bahwa sebenarnya DIRI KITA ADALAH ORANG YANG TIDAK KITA PERCAYA.
Sehingga setelah kita gagal kita akan merasa Denial lagi , Angry , Sedih dan begitu seterusnya, fase – fase itu akan terus berputar sampai kita menutupnya dengan Menerima

Terima bro… yang terjadi biarlah terjadi, sudah tidak bisa diulang lagi…!!

Terus gimana dong caranya ngilangin ilusi – ilusi menyakitkan tersebut
Kei juga membeberkan cara- cara bagaimana kita bisa menetralisir racun tersebut.

1. Menghindar dari sumber penyakit, hindarilah tempat – tempat yang menimbulkan kita terperangkap lagi, barang – barang yang berhubungan dan hal- hal yang mengingatkan kita pada kenangan – kenangan tersebut.
2. Stop mikir sendiri, berusaha mengenang masa lalu, “klu seumpanya Si dia bersamaku aku akan bahagia..” busyyetttt.. stop bro berpikiran menghayal sesuatu yang g jelas lho bisa gila….
3. Accept and Let Go ( terima dan pasrah ), sudah lah bro yang lalu biarlah berlalu.. , dan tidak akan kembali lagi fase ini adalah awal dari kebangkitan dan mulai dari yang baru,.,..
4. Upgrade, hiasi hari-hari dengan pekerjaan yang lebih baik, lebih menarik, lebih indah dan lebih bervariasi dari sebelumnya.

Dan satu hal yang gue tangkep bahwa Kei pernah mengatakan pada gue : “Salah satu penyebab pendertaan adalah ketika loe berusaha mnegontrol apa yang gak bisa loe kontrol, dan gak bisa menerima apa yang sudah terjadi. ACCEPT AND RESET!

So, selamat bertransformasi

Sun Achilleus

Cewek dan Pasir Hisap

keinih artikel dari suhu gue Kei yang kayaknya perlu gue review di blog gue

Artikel ini cukup panjang, namun luangkanlah waktu sejenak untuk membaca paling tidak 3 paragraf pertama.

Saya jamin Anda tanpa sadar akan membacanya sampai habis karena isi artikel ini akan memberi penjelasan yang Anda butuhkan dan merubah paradigma Anda tentang hubungan pria wanita.

Alkisah…

Seorang pria menyukai seorang wanita.
Sang wanita juga menyukai sang pria.
Mereka mengalami masa-masa indah bersama.
Lewatkan waktu bersama.
Tersenyum bersama.
Tertawa bersama.
Segalanya indah.
Lalu masalah itu datang.
Dan semuanya hancur berantakan.
Langkah mereka menjauh.
Hati mereka hancur.
Perpisahan di ambang pintu.
Sang pria tidak bisa membiarkan sang wanita pergi.
Sang pria terlalu menyayangi sang wanita.
Sang pria tidak ingin kehilangan sang wanita.
Maka ia berusaha menunjukkan ketulusan perasaannya.
Namun semakin ia berusaha.
Semakin ia terjerumus dan tidak bisa keluar.
Terperangkap oleh pasir hisap.

Ini bukan puisi cinta murahan. Ini adalah pengalaman banyak pria di luar sana. Apakah Anda pernah mengalami hal yang serupa? Saya pernah, beberapa kali malah.

Hanya demi mempertahankan hubungan yang memburuk, Anda melakukan semua hal yang akan dilakukan pria manapun di saat seperti itu: melancarkan serangan bertubi-tubi. Sms dan telpon setiap hari, menyatakan perasaan Anda berulang kali, membelikan hadiah-hadiah, memperlakukan dia lebih baik dari sebelumnya bak putri raja, mencoba melucu dan membuat dia tertawa, lebihparah lagi saya bahkan pernah menuliskan puisi-puisi romantis dengan harapan itu semua akan membuatnya berpaling kembali.

Anda menjadi pengemis yang mengharapkan dengan iba sisa-sisa perasaan dia pada Anda. Namun hasilnya tidak sesuai dengan harapan dan sangat tidak sebanding dengan pengorbanan Anda, karena pada akhirnya dia tetap pergi meninggalkan Anda di tengah-tengah kefrustrasian. Anda tidak mengerti. Kenapa setiap usaha untuk membuktikan ketulusan perasaan Anda selalu berakhir bagai asap diterpa angin? Kenapa ketulusan Anda hanya bagai sampah di matanya? Kenapa seolah-olah perasaan wanita itu gampang sekali berubah menjadi dingin?

Banyak dari teman-teman saya adalah pria-pria yang berkualitas. Intelek, mandiri, berbakat dan tulus. Namun seumur hidupnya, mereka sama sekali tidak pernah berhasil dan selalu gagal dalam hubungan dengan wanita. Ada apa ini? Ada yang tidak beres dengan dunia ini! Kenapa begitu banyak pria-pria luar biasa di luar sana yang mengalami hal ini?

Saya pernah mengalaminya dan saya tahu perasaan Anda. Saya menghabiskan begitu banyak waktu untuk mencari jawabannya. Bertanya kesana kemari dan menipu diri dengan penjelasan yang membuat saya terhibur sementara. Hingga akhirnya saya muak dengan segala keputus asaan dan memutuskan untuk keluar dari keadaan ini. Karena kebetulan saya adalah orang yang gemar membaca, maka langkah awal saya bermulai dari situ.

Saya mulai membaca materi-materi tentang hubungan pria dan wanita. Saya juga mulai mempelajari ilmu psikologi, mencoba mencari jawaban kenapa manusia bereaksi sedemikian rupa dalam situasi tertentu. Saya mulai mengamati pola-pola hubungan yang ada dalam tatanan sosial kita. Dan mulai bergaul dengan orang-orang yang memiliki pengalaman pahit yang serupa dan memutuskan untuk melakukan sesuatu.

Disitulah saya bertemu Lex dan Jet. Saling bertukar pengalaman dan berbagi pengetahuan.

Dan akhirnya kami menemukannya..

PERASAAN TERTARIK ITU TIDAK BISA DIPAKSAKAN.

Itu adalah hal yang natural dan timbul karena input dan stimulasi-stimulasi tertentu. Tentu, Anda pasti berpikir “Kalau cuma begitu aja, gue juga tau!” Oke. Kalau Anda memang tahu, lalu kenapa Anda terus memaksa diri dan memaksa perasaan wanita yang sudah tidak tertarik kepada Anda?

Tidak peduli seberapa konsistennya Anda, seberapa bertubi-tubinya serangan Anda, kalau si wanita memang sudah tidak tertarik, tidak ada lagi yang bisa Anda lakukan selain pergi dan mulai mencari wanita baru! Anda sadar hal itu, tapi kenapa Anda tidak mau melakukannya dan malah berkutat dalam perangkap pasir hisap itu? Saya tahu jawabannya: Bukan karena cinta, ketulusan, atau alasan-alasan romantis picisan lainnya, melainkan karena RASA TIDAK PUAS Anda akan keadaan tersebut.

Sebagai pria, sejak kita kecil kita sudah dididik dan diindoktrinasi dengan nilai-nilai keberhasilan yang dipaksakan. Sehingga kita menjadi pecundang-pecundang yang tidak mau mengakui bahwa dirinya adalah pecundang. Kita tidak mau menerima kekalahan. Kita tidak ingin menghadapi kegagalan. Dan kita selalu berusaha untuk menjadi orang yang memegang kendali atas segala sesuatu. Dan ketika hubungan kita dengan wanita mulai terlihat gagal dan memburuk, kita akan melakukan segala daya upaya untuk memastikan kita tidak kalah!

Kita tidak puas dengan situasi tersebut. Kita ingin kembali memegang kendali. Kita ingin memperbaikinya karena kita merasa kita mampu memperbaikinya, kalau saja kita diberi kesempatan.

Untuk itulah, dengan dalih perasaan sayang atau cinta atau apalah, kita memaksa diri kita untuk tetap mempertahankan sang wanita. Padahal dengan melakukan hal-hal tersebut Anda telah memaksa wanita tersebut. Dan tidak ada orang yang suka dengan pemaksaan. Itu sebabnya, semakin Anda berusaha semakin sang wanita akan menjauh dan menghilang.

Kalau Anda benar-benar tulus, Anda tidak akan frustasi apabila sang wanita pergi meninggalkan Anda. Kalau Anda benar-benar tulus, Anda tidak akan berubah menjadi sinis atau malah benci kepadanya. Tapi kenapa banyak pria yang berubah sikap menjadi benci dan menjelek-jelekan wanita yang sudah menolak atau meninggalkannya? Karena Anda sudah kalah, dan Anda benci kekalahan. Makanya Anda mencoba menyalahkan sang wanita untuk kekalahan yang Anda alami.

Masuk akal?

Apabila Anda berkata “Ya” maka saya ingin mengatakan bahwa saya tidak menemukan hal ini begitu saja. Saya menghabiskan malam-malam penuh frustasi untuk mencari jawaban dan penjelasan. Saya tidak mau menjadi pecundang. Karena itu saya memikirkan berbagai macam alasan dan penjelasan yang hanya dapat menghibur sementara saja dan menyangkal kekalahan saya. Namun semakin Anda menyangkalinya, semakin Anda akan terpuruk.

Kalau Anda telah membaca sampai di sini dan merasa bahwa apa yang saya bagikan sesuai dengan keadaan Anda, maka ini saatnya Anda mengakui kekalahan Anda. Akui saja rasa ketidak puasanmu dan hadapi kegagalanmu. Setelah Anda melakukannya, Anda akan menyadari bahwa tidak apa-apa untuk mengakui kegagalan dan kekalahan.

Anda kalah dalam permainan ini, namun tidak ada yang akan menyalahkan Anda. Anda belum memiliki pengalaman yang cukup dan belum tahu cara-cara dan teknik-teknik yang diperlukan untuk memenangkan permainan ini, jadi kekalahan Anda adalah hal yang wajar.

Dan sekarang saatnya Anda memasuki permainan yang baru dengan lebih percaya diri dan kesiapan yang matang, karena Anda telah mengetahui alasan kenapa Anda kalah dan Anda tidak akan mengulanginya lagi.

Lupakan sang wanita, jangan pernah lagi mengemis dan menyerangnya dengan bertubi-tubi. Justru dengan Anda melepas dan memberinya keleluasaan, kesempatan Anda untuk mendapatkannya kembali di kemudian hari (apabila Anda masih berminat) akan lebih tinggi dibandingkan apabila Anda memaksanya.

Lupakan sang wanita, dan mulailah mencari wanita-wanita baru. Percayalah, cara termudah untuk melupakan seorang wanita adalah dengan bertemu wanita-wanita baru. Kenapa Anda harus peduli pada wanita lama Anda apabila Anda bisa di kelilingi oleh wanita-wanita yang sama atau bahkan lebih menarik darinya? Anda akan melupakannya dalam sekejap begitu Anda mulai bertemu dan bersenang-senang dengan wanita-wanita baru.

Namun bertemu dengan wanita-wanita baru adalah sebuah permainan yang lain lagi. Dan Anda membutuhkan skill khusus untuk dapat memenangkan permainan ini. Untuk itulah workshop Hitman System diadakan. Untuk membantu Anda bertemu dengan wanita-wanita baru dan melupakan yang lama.

Hitman System adalah live interactive workshop membagikan rahasia-rahasia kesuksesan dalam membuka hubungan dengan wanita di mana saja dan kapan saja. Berbicara tentang metamorfosa, perubahan paradigma, tehnik rahasia, pokoknya semua senjata yang Anda perlukan untuk menjamin kesuksesan Anda, dan dapat dipelajari oleh semua pria tanpa terkecuali.

Untuk info lebih jelasnya silakan kunjungi web http://www.hitmansystem.com atau kirimkan pertanyaan Anda mengenai workshop, materi atau masalah dan kesulitan-kesulitan Anda dengan wanita ke hitmansystem(at)gmail.com tulis dengan singkat dan jelas, dengan subject: NUMPANG TANYA.

Sahabatmu,
Kei